Cari di situs

Karya sosial misionaris Italia dihormati

Huruf kecil Huruf besar Cetak artikel ini Email artikel ini
Karya sosial misionaris Italia dihormati thumbnail
Potret Pastor Angelo Maggoni PIME

Ribuan orang berkumpul di Bangladesh bagian barat laut untuk mengenang kehidupan dan pengabdian misionaris Italia Pastor Angelo Maggoni yang wafat 38 tahun lalu.

Sekitar 7.000 orang, umumnya umat Katolik warga masyarakat adat, memperingati ulang tahun wafat misionaris itu di Gereja Maria Penolong Abadi di Distrik Rajshahi pada 14 Agustus.

Misa, pengakuan dosa, meditasi, dan pertandingan sepak bola diselanggarakan untuk perayaan tersebut.

Imam berusia 55 tahun dari Institut Kepausan untuk Misi Asing (PIME, Pontifical Institute for Foreign Missions) ditembak mati oleh para perampok di akhir perjuangan kemerdekaan tahun 1971.

Dia berusaha menghentikan mereka yang tengah menjarah gereja pada 14 Agustus 1972.

Pastor Maggoni, yang pertama kali tiba di negara itu tahun 1948, masih sangat dihormati karena pengabdiannya kepada kaum miskin dan menderita di wilayah itu.

“Dia adalah seorang imam yang baik, bersahabat, dan bersemangat. Tanpa mempedulikan agama atau kasta, semua orang miskin adalah anak-anaknya dan mereka selalu mendapat pertolongan ketika membutuhkan pertolongan,” kata Pastor William Murmu, kepala paroki sekarang ini.

“Dia adalah salah satu perintis Organisasi Bantuan dan Rehabilitasi Kristen, yang kini menjadi Caritas Bangladesh, badan sosial dalam Gereja,” katanya.

Berbagai usaha mendiang imam tersebut antara lain membentuk paroki-paroki seperti Mundumala, Dingaduba, Mohiprara, dan Sursunipra, lanjut Pastor Murmu.

“Saya tidak lupa betapa dia mengashi umat dan umat mengasihinya. Dia mengatur perawatan orang sakit dan pendidikan anak-anak,” kata Suster Constantina Roy, 65, dari Tarekat Suster-Suster Cinta Kasih, kepada ucanews.com.

Banyak masih mengingat bagaimana dia menghentikan tentara Pakistan ketika mereka mau membunuh kaum Muslim dalam perjuangan Kemerdekaan Bangladesh.

Dia mengatakan kepada tentara-tentara itu bahwa “mereka ini adalah orang-orang saya dan jika kalian ingin membunuh mereka, bunuhlah saya pertama,” demikian kisah yang disampaikan oleh Abdul Sattar. “Sampai mati, saya tidak akan lupa perbuatan baiknya bagi masyarakat. Saya masih hidup karena orang besar ini.”

Oleh Liton Leo Das, ucanews.com, Rajshahi, Bangladesh



1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

312 words

Share artikel ini: Share

  • http://topsy.com/www.cathnewsindonesia.com/2010/08/18/karya-sosial-misionaris-italia-dihormati/?utm_source=pingback&utm_campaign=L2 Tweets that mention Karya sosial misionaris Italia dihormati  | Berita online Gereja Katolik Indonesia — Topsy.com

    [...] This post was mentioned on Twitter by Shemis Test, CathNews Indonesia. CathNews Indonesia said: Karya sosial misionaris Italia dihormati http://www.cathnewsindonesia.com/2010/08/18/karya-sosial-misionaris-italia-dihormati/ [...]

  • Sabartrisusanto

    Di Indonesia …misionaris pribumi sudah jarang ditemui yang merakyat, yang mengunjungi umat nya di rumahnya dan berbelas kasih. Bahkan banyak Pastor yang malu mengenakan tanda salib saat makan di tempat umum di luar kelompoknya, memilih- milih umat yang dilayani, menggunakan jeans gaya anak muda…dan sejenisnya. Namun sebaliknya, masih banyak juga rohaniawan kita yang mengabdi di pedalaman dengan pengorbanan seluruh jiwa dan raga. wajahnya memancarkan sesuatu yang menyejukkan. Ya Tuhan…dampingilah Romo- romo kami agar selalu mengingatMU dalm semua tindakan dan perkataan. Amin


Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter CathNews Indonesia
Nama depan
Nama belakang
Email

Sorotan Berita
  1. Hampir selesai - 11 emails
  2. Terima kasih - 11 emails
  3. Pendaftaran Gagal - 8 emails
  4. Pernyataan akhir dan rekomendasi SAGKI 2010 - 7 emails
  5. Maret, relikui Don Bosco tiba di Indonesia - 5 emails
  6. Paku salib Yesus ditemukan, klaim wartawan - 5 emails
  7. Tentang Kami - 4 emails
  8. Lembaga pelatihan Teologi Tubuh diluncurkan - 4 emails
  9. Yohanes Paulus II di mata orang Indonesia - 4 emails
  10. Inilah sikap Gereja terhadap Saksi Yehuwa - 4 emails
  1. Kelompok tuduh pelanggaran HAM di zona ekonomi
  2. Konflik terbuka diantara klerus konservatif dan liberal
  3. 50 juta anak kawin siri tak miliki akte kelahiran
  4. Kasus HIV pada bayi terus meningkat
  5. TNI kirim hercules bantu selesaikan masjid dan gereja
  6. Masalah migrasi di Asia Pasifik
  7. Mantan imam Anglikan mulai dibina jadi imam Katolik
  8. Karitas salurkan bantuan kepada keluarga nelayan
  9. UU Perkawinan terkait anak di luar nikah, langgar konstitusi
  10. Amnesty serukan Cina lindungi pembelot Korut
  1. Konflik terbuka diantara klerus konservatif dan liberal
  2. Rabu Abu: Sehari untuk tunjukkan iman Anda ke jalan-jalan
  3. 50 juta anak kawin siri tak miliki akte kelahiran
  4. Amnesty serukan Cina lindungi pembelot Korut
  5. Karitas salurkan bantuan kepada keluarga nelayan
  6. Kasus HIV pada bayi terus meningkat
  7. TNI kirim hercules bantu selesaikan masjid dan gereja
  8. Masalah migrasi di Asia Pasifik
  9. Uskup luncurkan festival budaya
  10. Romo Sumarya: Rasa malu sudah hilang